Jumat, 28 Februari 2020

TENTANG DCS ((DISTRIBUTED CONTROL SYSTEM)


-. DCS adalah suatu sistem yang digunakan untuk proses kontrol yang berorientasi continous atau batch proses seperti, industri semen, makanan minuman, kimia, pembangkit listrik, obat – obatan , besi – baja, kertas. DCS terhubung dengan field instrument dan sensor – sensor mengunakan setpoint pengontrolan. Contoh utama dalam pengontrolan menggunakan setpoint adalah mengatur pressure, flow fluida dengan memakai penggerak kontrol valve, dll.

-. DCS adalah sebuah sistem yang terintegrasi menggunakan kontroller, protokol komunikasi, dan komputer yang dapat memudahkan user untuk mengontrol peralatan-peralatan yang menggunakan sinyal analog maupun digital dari kontrol room.  Jadi, ketika kita ingin mengontrol sebuah valve, tidak hanya kontrol on-off, tetapi juga berapa besar bukaannya semisal dari 0%-100% bisa kita lakukan dengan mudah. 

-. DCS  adalah  suatu  teknologi  kontrol  baru  yang  menggunakan  teknologi  komputer  untuk  memonitor,  beroperasi,  mengatur  dan  mendistribusikan  banyak  unit  kontrol.  Dengan  aplikasi  DCS,  permasalahan  keterbatasan  jarak  pendistribusian  unit  kontrol  dan pengintegrasian  semua  sistem  kontrol  berkomputer  pada  sistem  manufaktur  (industri) menjadi  permasalahan  yang  mudah diselesaikan.

-.DCS  (Distributed  Control  System)  sesuai  dengan  namanya  adalah  sebuah  sistem pengendalian  yang  bekerja  menggunakan  beberapa  controller  dan  mengkoordinasikan kerja  semua  controller  tersebut.  Masing-  masing  controller  tersebut  menangani  sebuah plant yang  terpisah.

-.Distributed Control System (DCS) adalah suatu pengembangan system control dengan  -menggunakan komputer dan alat elektronik lainnya agar didapat pengontrol suatu loop system yang lebih terpadu dan dapat dikendalikan oleh semua orang dengan cepat dan mudah.  Alat ini dapat digunakan untuk mengontrol proses dalam skala menengah sampai besar. Proses yang dikontrol dapat berupa proses yang berjalan secara kontinyu atau proses yang berjalan secara batching.

Jadi dapat disimpulkan definisi dari Distributed Control System (DCS) adalah  suatu  sistem kontrol yang  mendistribusikan berbagai  fungsi  yang  digunakan  untuk  mengendalikan  berbagai  variabel  proses  dan unit operasi proses dengan  berbagai  fungsi  pengendalian,  monitoring  dan  optimasi dari sebuah kontrol room menggunakan teknologi komputer. Biasanya  digunakan  pada  sistem manufaktur  atau  proses,  dimana  elemen  kontroler  tidak  berada  pada  sentral  sistem (sebagai  pusat)  tetapi  tersebar  seluruhnya pada tiap-tiap  sub sistem dan dikontrol oleh satu  atau  lebih  kontroler.  Keseluruhan  sistem kontrol tersebut dihubungkan melalui protokol jaringan untuk fungsi komunikasi dan monitoring.


Sumber : Banyak Sumber

Langkah-langkah dalam melakukan pengujian flame detector burner boiler


Sebelum melakukan proses pengujian pastikan masing-masing tools kerja yang diperlukan telah siap. Berikut merupakan sejumlah peralatan yang diperlukan :

  1. Kunci pas/ kunci ring No 14mm.
  2. Senter LED, UV
  3. Isolasi



Langkah-langkah Pengujian :


  1. Lepas bagian connector wiring dan probe.
  2. Setelah peralatan dikeluarkan dari burner. Pasang kembali connector  wiring.
  3. Lakukan pengujian menggunakan Senter UV/ LED dengan memposisikannya pada ujung probe.
  4. Perhatikan pada flame detector local indicator apakahindikator flame (Api) menyala atau tidak sesuai dengan hidup dan matinya senter.
  5. Apabila indikator menyala dan mati sesuai nyala dan matinya senter, berarti pengujian berhasil.